Jumat, 04 Maret 2016

Peranan Perawat Komunitas

Peranan Perawat Komunitas
1. Pelaksana Pelayanan Keperawatan
            ( provider of nursing care )
  Peranan yang utama perawat komunitas à sebagai pelaksana askep kepada individu, klg, klp dan komunitas à sehat atau sakit atau mempunyai masalah kes/kep di rumah, disekolah, dipanti, tempat kerja dll
2. Sebagai pendidik(health educator)
  Memberikan pend kes kepada individu, klg, klp dan komunitas à dirumah, di puskesmas, dikomunitas secara terorganisir à menanamkan perilaku hidup sehat à terjadi perubahan perilaku utk mencapai tingkat kes optimal
3. Sebagai pengamat kes (health monitor ).
            Monitoring terhadap perubahan yg terjadi pada individu, klg, klp, komunitas à masalah kes/kep yg timbul serta dampak thd status kes melalui :
  Kunjungan rumah
  Pertemuan-pertemuan
  Observasi
  Pengumpulan data
4. Koordinator Yankes (coordinator of servises)
  Mengkoordinir seluruh kegiatan upaya yankesmasy dalam mencapai tujuan kesehatan melalui kerjasama dengan team kes lainya à tercipta keterpaduan dalam sistem yankes à yankes merupakan kegiatan yg menyeluruh dan tidak terpisah-pisah
5. Sebagai pembaharu ( inovator )
  Pembaharu terhadap individu, klg, klp, komunitas à merobah perilaku dan pola hidup à peningkatan dan pemeliharaan kes
6. Pengorganisir yankes (organisator)
  Berperan serta dalam memberikan motivasi dalam rangka meningkatkan peran serta individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat dalam setiap upaya yankes yang dilaksanakan oleh masyarakat
  misalnya : kegiatan posyandu, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan tahap penilaian,à ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan dan pengorganisasian masyarakat dalam bid kesehatan.
 
7. Sebagai panutan ( Role Model )
  Dapat memberikan contoh yang baik dalam bidang kesehatan kepada individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat tentang bagaimana tata cara hidup sehat yang dapat ditiru dan dicontoh oleh masyarakat.
8. Sebagai Tempat Bertanya ( Fasilitator )
  Tempat bertanya oleh individu, keluarga, kelompok dan masyarakat untuk memecahkan berbagai permasalahan dalam bidang kes/ keperawatan yang dihadapi sehari-hari.
  Dapat membantu memberikan jalan keluar dalam mengatasi masalah kesehatan dan keperawatan yang mereka hadapi.
  Penghubung antara masyarakat dengan unit yankes dan instansi terkait
9. Sebagai Pengelola ( Manager )
  Dapat mengelola berbagai kegiatan yankes dan masyarakat sesuai dengan beban tugas dan tanggung jawab yang diembankan kepadanya.
  Mengkoordinasikan upaya-upaya kesehatan yang dijalankan, melalui puskesmas sebagai institusi pelayanan dasar utama, baik di dalam atau di luar gedung ataukah di keluarga, terhadap kelompok-kelompok khusus seperti kelompok ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas/menyususi, anak balita, usia lanjut, sesuai dengan peran , fungsi dan tanggung jawabnya.
Fungsi Perawat Komunitas
            Fungsi à Merupakan pekerjaan yang harus dilaksanakan sesuai dengan perannya
            Fungsi perawat dalam menjalankan peran :
  Fungsi Independen à perawat melaksanakan perannya secara mandiri à terpenuhinya bio-psiko-sosil spiritual klien
  Fungsi Dependen à Peran dilaksanakan atas instruksi tim lain
  Fungsi Interdependen à kerjasama tim à saling ketergantungan
Sasaran perawatan komunitas
1. Tingkat individu
  Individu adalah bagian dari anggota keluarga. Apabila individu mempunyai masalah kes/kep, karena ketidak mampuan merawat diri sendiri oleh suatu sebabàdapat mempengaruhi anggota keluarga lain (fisik, mental dan sosial). 
2. Keluarga
  Keluarga merupakan unit terkecil di masyarakat, terdiri atas KK, anggota klg, yang berkumpul dan tinggal dalam suatu rumah tangga karena pertalian darah dan ikatan perkawinan atau adobsi, saling tergantung dan berinteraksi. Bila salah satu anggota klg mempunyai masalah kes/kepàberpengarus terhadap anggota keluarga lain/keluarga lain.
3. Kelompok khusus
  Adalah kumpulan individu yang mempunyai kesamaan jenis kelamin, umur, permasalahan, kegiatan yang terorganisir yang sangat rawan terhadap masalah kes, termasuk :
a. Kelompok khusus dengan kebutuhan kes khusus sebagai akibat pertumbuhan dan perkembangan, seperti IH, bayi, balita, pra sekolah, usila, dll.
b. Kelompok dengan kesehatan khusus yang memerlukan pengawasan dan bimbingan serta askep, seperti :
  Penderita penyakit menular (TBC, AIDS, dll).
  Penderita yang menderita penyakit tidak menular (DM, PJK, gangguan mental, dll).
c. Kelompok yang mempunyai resiko terserang penyakit (WTS, penarkoba, dll).
d. Lembaga sosial, rehabilitasi (panti wredha, panti asuhan, penitipan balita, dll).
4. Komunitas
  Adalah sekelompok mnusia yang hidup dan bekerjasama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan bats-batas yang jelasàsaling berinteraksi, saling tergantung dan bekerjasama untuk mencapai tujuan.
            Masalah kes bermula dari perilaku individu, keluarga atau kelompok :
  Kesling (buang sampah, BAB, SPAL, dll).
  Gizi (kurang pengetahuan, pengolahan salah, kebiasaan makan, pantangan, ddl).
  Personal hygiene kurang
  Pengertian sakitàsakit bila tak mampu lagi berbuat sesuatu (pilek, pusing, ggn ringan,àbelum sakit).
  Pemanfaatan fasilitas yankes rendah (pemeriksaan kes, kehamilan, imunisasi, dll).
  Budaya yang tak sesuai dengan perilaku sehat
Ruang lingkup yan kep komtas
1. Promotif (peningkatan kes ind, klg, klp, komtas )
  Penyuluhan kesmasy
  Peningkatan gizi
  Pemeliharaan kes individu
  Pemeliharaan kesling
  Olahraga secara teratur
  Rekreasi
  Pendidikan seks
2. Upaya preventif (mencegah terjadinya penyakit dan gangguan kes terhadap ind, klg,klp, komunitas ) melalui :
  Imunisasi (BAYI, BALITA, IH )
  Pemeriksaan kes berkala
  Skreening
  Pemberian vit.A, Yodium
  Pemeriksaan dan pemeliharaan kehamilan, nifas dan menyusui
3. Upaya Kuratif (merawat dan mengobati ) à kolaborasi, melalui kegiatan :
  Home nursing
  Perawatan lanjutan dari RS
  Perawatan IH,IM,nifas dengan kondisi patologis
  Perawatan buah dada
  Perawatan tali pusat bayi baru lahir
4. Upaya rehabilitatif (pemulihan kes ) melalui kegiatan :
  Latihan fisik
  Fisioterapi
5. Resosialitatif
            Upaya mengembalikan ind,klg,klp kedalam pergaulan masyarakat
  Mis : kelompok yang diasingkan oleh masyarakat (kusta,aids,wts dll)
  Tugas : meyakinkan masyarakat agar dapat menerima kembali dg memberikan pengertian dan batasan yang jelas dan dimengerti
Bentuk kegiatan wat komtas
1. Askep langsung (dirumah,disekolah,perusahaan,posyandu, polindes)
2. Pend kes à merobah perilaku
3. Konsultasi/pemecahan masalah
4. Bimbingan dan pembinaan
5. Melaksanakan rujukan
6. Penemuan kasus
7. Penghubung antara masyarakat dengan unit yankes ( sebagai fasilitator )
8. Melaksanakan askep komunitas,melalui pengenalan masalah kesmasy, perencanaan kes, pelaksanaan dan penilaian hasilkegiatan à menggunakan proses keperawatan sebagai suatu pendekatan ilmiah keperawatan
9.  Mengadakan koordinasi diberbagai           kegiatan
10. Kerjasama lintas program dan lintas         sektoral
11. Roll model à panutan, ketauladanan
12. Penelitian à ikut serta mengembangkan keperawatan komunitas sesuai dengan           tingkat yan dan pendidikan yang         dimiliki


Tidak ada komentar:

Posting Komentar